a6

Bakti Sosial Mahasiswa AKBID PGRI

🌱 Wujud Nyata Kepedulian terhadap Masyarakat

Sebagai bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Akademi Kebidanan Persatuan Guru Republik Indonesia (AKBID PGRI) Kediri secara aktif terlibat dalam kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan pada bulan Juli 2025 di Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri.

Kegiatan ini mengusung tema “Bidan untuk Negeri, Sehatkan Ibu dan Anak, Majukan Desa” dan berlangsung selama dua hari penuh. Program ini melibatkan mahasiswa semester 4 dan 6, bersama dosen pembimbing dan beberapa mitra dari puskesmas setempat.

🩺 Rangkaian Kegiatan Bakti Sosial:

  1. Pemeriksaan Kesehatan Gratis
    Masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan, khususnya untuk ibu hamil, balita, dan lansia.
  2. Penyuluhan Gizi dan Kesehatan Ibu Anak
    Mahasiswa memberikan edukasi tentang gizi seimbang, pentingnya ASI eksklusif, serta bahaya anemia pada ibu hamil.
  3. Pemberian Sembako dan Vitamin Gratis
    Ratusan paket sembako diserahkan kepada keluarga kurang mampu, serta distribusi vitamin untuk anak-anak dan ibu menyusui.
  4. Simulasi Perawatan Bayi Baru Lahir
    Para mahasiswa mempraktikkan cara memandikan bayi, merawat tali pusat, dan teknik menyusui yang benar kepada ibu-ibu muda di desa tersebut.

Menurut Ketua Program Studi, Ibu Sri Wahyuni, S.ST., M.Keb, kegiatan ini tidak hanya membentuk kepekaan sosial mahasiswa, tetapi juga meningkatkan pemahaman mereka terhadap kondisi nyata kesehatan masyarakat. “Mahasiswa perlu memahami bahwa menjadi bidan itu bukan sekadar profesi klinis, tapi juga punya peran besar sebagai agen perubahan di masyarakat,” ujarnya saat pembukaan acara.

🎤 Testimoni Mahasiswa:
Salah satu mahasiswa peserta, Rani Ayu Lestari, mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga. “Saya merasa lebih percaya diri berkomunikasi dengan pasien. Interaksi langsung dengan masyarakat seperti ini sangat penting untuk kami yang sedang belajar menjadi bidan,” ungkapnya.

🤝 Dukungan dan Antusiasme Warga:
Kepala Desa Pojok, Bapak Sugianto, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi AKBID PGRI. “Kegiatan ini sangat membantu warga kami, khususnya ibu-ibu yang jarang bisa memeriksakan kehamilannya karena kendala transportasi dan biaya,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi antarlembaga, karena turut melibatkan puskesmas, kader posyandu, serta Karang Taruna desa. Antusiasme warga sangat tinggi, terbukti dari lebih dari 250 orang yang hadir selama kegiatan berlangsung.

📌 Penutup:
AKBID PGRI berkomitmen menjadikan kegiatan bakti sosial sebagai program rutin tahunan yang tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga membentuk karakter dan kompetensi sosial mahasiswa kebidanan. Pengalaman lapangan semacam ini diharapkan mampu memperkuat integrasi antara ilmu akademik dan praktik kemasyarakatan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *